Pada tahun 2018, Imigrasi Indonesia dan Arab Saudi melakukan kerjasama terkait pemeriksanaan paspor bagi calon jama’ah haji Indonesia. Sebelumnya pelayanan keimigrasian seperti pengambilan data biometrik berupa sidik jari dan foto dilakukan di Imigrasi Bandara Arab Saudi, pada tahun ini proses tersebut akan dilakukan di Indonesia.

“Biasanya jemaah haji antre 4-5 jam di Imigrasi Bandara Saudi. Dengan adanya pemeriksaan oleh Imigrasi Arab Saudi di Embarkasi Indonesia maka tidak ada antrian seperti itu,” Tutur Direktur Jenderal Imigrasi, Bapak Ronny F. Sompie.

Dengan adanya kerjasama ini Ditjen imigrasi berusaha untuk tetap terus berbenah untuk meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat yang akan melaksanakan ibadah haji. Pemeriksaan keimigrasian akan dilakukan di Embarkasi Aceh, Medan, Padang Palembang, Batam, Jakarta, Bekasi, Solo, Surabaya, Balikpapan, Banjarmasin, Makassar, Lombok, Gorontalo, Lampung, Palangkaraya, Jambi, dan Bengkulu.

Direktur Lalu Lintas Keimigrasian Cucu Koswala menjelaskan pihaknya juga menyiapkan Standard Operations Procedure (SOP) pemeriksaan paspor bagi Calhaj berkoordinasi dan bekerja sama dengan instansi terkait.

"Paspor calon haji akan kita cap di Embarkasi haji, dan sebelum berangkat paspornya akan dicocokkan lagi dengan jamaah hajinya," tegasnya.

Sumber: http://www.imigrasi.go.id/index.php/berita/berita-utama/1746-petugas-imigrasi-indonesia-dan-arab-saudi-kerja-sama-periksa-paspor-calhaj-2018
POLLING