Badung (23/07/2025)– Pada Rabu, 23 Juli 2025 pukul 10.00 WITA, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai mengikuti rapat persiapan implementasi aplikasi All Indonesia secara virtual melalui Zoom Meeting. Rapat diikuti oleh Kabid Tikkim, Kabid TPI, Kasi Riksa, SPV, dan Humas Kanimsus Ngurah Rai yang berkumpul di Ruang Rapat Kantor Imigrasi setempat. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan pelaksanaan sistem integrasi All Indonesia di tiga bandara utama, termasuk Ngurah Rai, mulai 24 Juli 2025 bagi seluruh penumpang Garuda Indonesia.
Rapat dibuka oleh Kasubdit TPI Udara yang menekankan pentingnya sosialisasi penggunaan platform All Indonesia melalui website resmi kepada seluruh penumpang—WNI, WNA, ICD, dan pengguna Satu Sehat. Penumpang diwajibkan mengisi data paling lambat tiga hari sebelum kedatangan. Maskapai, khususnya Garuda, diminta aktif menyampaikan informasi ini kepada penumpang. Seluruh instansi terkait di bandara, termasuk Angkasa Pura, Bea Cukai, Imigrasi, dan Balai Karantina, diminta berkoordinasi intensif untuk menjamin kelancaran implementasi.
Bidang Humas Ditjen Imigrasi menyampaikan strategi komunikasi publik yang mencakup pembuatan banner informasi di area bandara, penyediaan FAQ, serta kampanye edukasi melalui media cetak, digital, media sosial, infografis, dan website. Materi sosialisasi harus menggunakan bahasa yang ringan dan mudah dipahami oleh masyarakat luas. Target audiens meliputi penumpang, agen perjalanan, kedutaan, media, dan pelaku pariwisata.
Sebagai tindak lanjut, petugas helpdesk di masing-masing Riksa diminta siap membantu penumpang secara langsung selama masa uji coba. Seluruh kendala—baik dari sisi penumpang maupun internal harus dilaporkan secara harian untuk menjadi bahan evaluasi. Rapat ini menjadi langkah penting dalam memastikan sistem All Indonesia berjalan efektif dan memberikan pengalaman yang lebih lancar bagi para pelintas batas.
(Humas Imigrasi Ngurah Rai)