BADUNG (24/9) – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai menerima audiensi dari Cahya Arsa Mangkubumi, sebuah lembaga yang bergerak di bidang perlindungan perempuan dan anak. Dalam pertemuan tersebut, pihak Cahya Arsa Mangkubumi memperkenalkan berbagai program kerja mereka yang mencakup kampanye dan edukasi melalui sosialisasi, seminar, serta konten edukatif; pelatihan dan pemberdayaan berupa kewirausahaan, literasi digital, dan keterampilan hidup; serta bantuan hukum dan pendampingan bagi masyarakat rentan.
Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai menyampaikan bahwa kantor imigrasi sangat terbuka terhadap kolaborasi yang bertujuan meningkatkan kualitas layanan keimigrasian, khususnya dalam memberikan perlindungan dan edukasi bagi perempuan dan anak. Beliau menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi informasi menjadi kunci utama untuk menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan.
“Kami menyambut baik niat baik dari Cahya Arsa Mangkubumi untuk bekerja sama dalam menghadirkan layanan keimigrasian yang ramah dan inklusif. Dengan sinergi yang terjalin, kami yakin dapat memperkuat perlindungan bagi perempuan dan anak, sekaligus memberikan edukasi yang komprehensif terkait hak dan kewajiban dalam proses keimigrasian,” ujar Kepala Bidang Tikim.
Audiensi berlangsung dengan suasana hangat dan komunikatif, di mana kedua pihak berdiskusi mengenai peluang kerja sama yang dapat diimplementasikan untuk mendukung pelayanan publik yang lebih inklusif dan responsif. Kegiatan ini ditutup dengan kesimpulan bahwa Kantor Imigrasi akan memberikan arahan, masukan, serta membuka peluang kerja sama yang lebih erat guna mendukung perlindungan dan pelayanan yang optimal bagi kelompok masyarakat rentan, khususnya perempuan dan anak.