BADUNG (5/8/2025) – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) Republik Indonesia, Agus Andrianto, menyampaikan apresiasi tinggi atas kinerja Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali. Apresiasi tersebut disampaikan dalam pengarahan yang digelar di Hotel Hilton Garden Inn Bali, pada Selasa (5/8), yang dihadiri oleh jajaran pimpinan pusat dan daerah, termasuk Dirjen Imigrasi Yuldi Yusman, Dirjen Pemasyarakatan Mashudi, Staf Khusus Menimipas, serta seluruh Kepala Satuan Kerja Imigrasi dan Pemasyarakatan se-Bali. Kegiatan ini bertujuan memberikan penguatan tugas dan memperkokoh komitmen seluruh jajaran dalam menjalankan fungsi sebagai representasi pemerintah pusat di daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Parlindungan, memaparkan berbagai strategi dan inovasi pengawasan orang asing yang telah dilaksanakan, seperti patroli imigrasi, pembentukan Unit Reaksi Cepat (URC), serta penguatan Unit Siber. Kanwil Imigrasi Bali juga secara rutin melaksanakan operasi gabungan bersama aparat penegak hukum seperti Polda Bali, Kodam IX/Udayana, dan Pemerintah Daerah, untuk memastikan pengawasan keimigrasian berjalan efektif dan terintegrasi. Selain itu, dalam mendukung kelancaran arus penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kanwil Imigrasi Bali terus mengoptimalkan penggunaan autogate di terminal kedatangan dan keberangkatan internasional.
Atas capaian kinerja tersebut, Kanwil Ditjen Imigrasi Bali berhasil meraih peringkat pertama dalam pelaporan 13 Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, sebuah bentuk pengakuan atas dedikasi dan konsistensi dalam pelaksanaan tugas. Sementara itu, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali, Decky Nurmansyah, turut memaparkan berbagai capaian dari 13 satuan kerja pemasyarakatan di wilayah Bali, yang meliputi peningkatan efektivitas program pembinaan narapidana, penguatan keamanan lembaga pemasyarakatan, serta upaya pembinaan berbasis kemandirian dan produktivitas warga binaan.
Dalam arahannya, Menimipas Agus Andrianto menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, dan sinergi lintas instansi dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Ia menegaskan bahwa jajaran Imigrasi dan Pemasyarakatan memiliki peran vital dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. “Kita semua harus bekerja dengan integritas dan profesionalisme. Pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berkeadilan adalah kunci untuk membangun kepercayaan masyarakat. Pengawasan orang asing dan pembinaan warga binaan harus dilakukan dengan cermat, manusiawi, dan berlandaskan aturan,” ujar Agus Andrianto.
Lebih lanjut, Menimipas mendorong agar sinergi antara Direktorat Jenderal Imigrasi dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terus diperkuat, baik di tingkat pusat maupun daerah. Ia berharap, melalui kolaborasi yang solid, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di Bali dapat menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus mendukung kemajuan Bali sebagai destinasi wisata internasional yang unggul, tertib, dan berkeadaban.
Kegiatan pengarahan ini berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kolaboratif, mencerminkan komitmen bersama seluruh jajaran Imigrasi dan Pemasyarakatan di Bali untuk terus berinovasi, meningkatkan kinerja, dan memberikan pelayanan publik terbaik bagi masyarakat dan negara.
(Humas Imigrasi Ngurah Rai)