BADUNG (7/10) — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali menyelenggarakan Entry Meeting dan Verifikasi Lapangan dalam rangka Pelaksanaan Penilaian Kinerja Pelayanan Publik dan Proses Bisnis (PEKPPP) Mandiri Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Imigrasi Denpasar dan dilanjutkan ke Layanan Keimigrasian di Benoa Square.
Kegiatan dihadiri oleh Tim Verifikasi Lapangan Biro SDM, yang dipimpin oleh Ketua Tim Penyusunan Proses Bisnis, Nurmalasari, dan Ketua Tim Ketatalaksanaan, Arief Rachman Witjaksono. Rombongan disambut oleh Saroha Manullang, mewakili Kakanwil Ditjenim Bali, serta Kepala Kantor Imigrasi Denpasar, Haryo Sakti, dan perwakilan Kanim Ngurah Rai, Ferry Tri Ardhiansyah.
Dalam sambutannya, Kakanim Denpasar menekankan pentingnya kegiatan verifikasi sebagai tindak lanjut dari penilaian PEKPPP Mandiri, yang bertujuan menjaga kualitas pelayanan publik di seluruh UPT Kemenkumham. Tim verifikasi menjelaskan bahwa proses dilakukan berdasarkan sampling 25% dari total UPT, dengan fokus pada tantangan yang ditetapkan oleh Kemenpan RB.
Hasil survei Indeks Kepuasan Pelayanan Publik menunjukkan Kanim Singaraja mencatat skor tertinggi, diikuti Kanim Denpasar dan Kanim Ngurah Rai. Penilaian Kanim Ngurah Rai dipengaruhi oleh renovasi gedung yang masih berlangsung hingga awal 2026, sehingga berdampak pada kenyamanan layanan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke Lapas Kerobokan dan unit layanan keimigrasian di Benoa Square, untuk meninjau sarana dan prasarana, interaksi petugas dengan pemohon, serta penerapan standar pelayanan publik. Kanwil Ditjenim Bali menekankan bahwa perbedaan indeks tidak sepenuhnya mencerminkan kualitas layanan, karena situasi lapangan sangat memengaruhi hasil survei.
Selain itu, disampaikan pula rencana pembentukan dua Kanim baru di Bali, yaitu di Tabanan dan Klungkung, yang akan memerlukan penyesuaian wilayah kerja. Kegiatan ini berlangsung tertib, lancar, dan penuh koordinasi antarunit kerja, menunjukkan komitmen seluruh jajaran imigrasi di Bali untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efisiensi proses bisnis.
(Humas Imigrasi Ngurah Rai)